—————————-
dapet dari email but i thought i’d share it here..
—————————-
Tidak semua sekretaris mempunyai pikiran sama dengan bossnya…..
Dua minggu yang lalu merupakan ulang tahunku yang ke-35 dan mood ku
tidak terlalu baik pada pagi itu.
Aku turun untuk sarapan dengan harapan istriku akan mengucapkan
dengan penuh sukacita “Selamat Ulang Tahun suamiku tersayang” dan mungkin saja dengan sebuah kado ulang tahun untukku.
Waktu berlalu dan bahkan dia tidak mengucapkan selamat pagi.
Aku berpikir, ya, itulah istri, tapi mungkin anak-anakku akan mengingat kalau hari ini aku berulang tahun.
Anak-anak datang ke meja makan untuk sarapan namun mereka juga tidak mengatakan satu patah katapun.
Akhirnya aku berangkat ke kantor dengan perasaan penuh kecewa dan sedih.
Ketika aku masuk ke ruangan, sekertarisku, Janet, menyapaku “Selamat pagi Boss, Selamat Ulang Tahun”.
Dan akhirnya aku merasa sedikit terobati mengetahui ada seseorang yang mengingat hari ulang tahunku.
Aku bekerja sampai tengah hari dan kemudian Janet mengetuk pintu ruanganku dan berkata “Apakah Anda tidak menyadari bahwa hari ini begitu cerah diluar dan hari ini adalah hari ulang tahun Anda, mari kita pergi makan siang, hanya kita berdua”.
Aku berkata “Wow, itu adalah perkataan yang luar biasa yang saya dengar hari ini, mari kita pergi”.
Kami berdua pergi makan siang.
Kami tidak pergi ke tempat dimana kami biasanya makan siang, tetapi kami pergi ke tempat yang sepi.
Kami memesan 2 botol martini dan sangat menikmati makan siang kami.
Dalam perjalanan pulang ke kantor, dia berkata, “Anda tahu ini adalah hari yang begitu indah, Kita tidak perlu kembali ke kantor kan?”
Tidak perlu, saya pikir tidak perlu, jawabku.
Lalu dia mengajak saya untuk mampir ke apartemennya.
Setelah tiba di apartemennya, dia berkata, “Boss, jika Anda tidak keberatan, saya akan pergi ke ruang tidur dan melepaskan sesuatu agar lebih nyaman”.
Tentu saja sahutku dengan gembira.
Dia pergi kekamar tidur dan kira-kira enam menit kemudian dia keluar membawa kue ulang tahun yang besar diiringi oleh istri, anak-anakku dan sejumlah rekan kerja kami sambil menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun.
Aku hanya duduk terpaku disana.
Di sebuah sofa panjang,…. ….
telanjang tanpa sehelai benang











wakakakakak… si boss otaknya mesum hahaha
ada hati sama sekretarisnya hahaha
sekretaris elo cewek pa cowok sih?kok namanya juned?
Bwakakakakkakakakkaka …., emang layak dipecat tuh sekretaris .
)
Hai,…mama dan papa….
mau dong nimbrung!
Aku bunda nya Gabriel (19 bulan ) dan Raizel ( 5 buln )
sama juga, aku sibuk banget dengan kerjaan mpe keteteran ngurusin kedua anakku. maklum khan kesundulan juga jd yah seperti membesarkan 2 anak kembar.
untunglah,…aku punya bonding kuat dengan anakku. cuma agak kurang dengan si bontot. krn dia aku titipin di rumah omanya.
kadang kalau akhir pekan baru aku jemput.
Ngrasanya bersalah dan sedih juga seh, apalagi sejak kecil si kecil ga mau nenen….
so how yah….
aku khawatir dg babaysitter….
ga bgtu percaya bgt ma mereka.
Anakku gabriel ajah susah maemnya. dan mbak nya juga ga telaten. Jadi mengurus sekarang dia.
duhhhh,…ada ga sih para mama dan papa yang mau help aku bagaimana menciptakan bonding dengan anakku yang bontot?
dan bagaimana membagi kasih sayang biar kakaknya ga cemburuan?
boleh dong buka http://www.kaylakeira.blogspot.com
makasih mama en papa yg tergerak help aku
@pitshu : hehe.. si bos emang kayaknya ngarep
@harry : gw sih belum punya sekertaris, mau ngelamar?
@jengkyholic : hahaha emang layak..
@kayla : okay.. nanti aku mampir deh ke blognya.
pecat aja dah tu BOZ..hwehwe…
http://photoshopkiller.net76.net