Botak Umpet

Di suatu sore weekend kemaren, sayup sayup terdengar suara Nadzim bermain bersama temen2nya di halaman depan. Memang mereka sudah sering bermain tapi entah kenapa waktu itu indera pendengaranku tuning in ke suara mereka. Ternyata mereka sedang maen petak umpet or kotak umpet. Kalau dalam bahasa lidah mereka, mereka menyebutnya Botak Umpet. Mungkin karena ada anak tetangga yang botak dan suka ngumpet jadi mereka beranggapan bahwa istilah untuk permainan itu adalah Botak Umpet. Oh well, namanya juga anak-anak. 

Pas itu giliran Nadzim ngitung dengan suaranya yang lantang, “1…2…3….dst…9…10… udah belum??”. 
Tiba-tiba salah satu temennya yang sudah bersembunyi menjawab dengan gak kalah lantangnya, “Udah..!”. 
Oh well, namanya juga anak-anak.. 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s